Materi
Apa itu DNS server
Pengertian DNS server
- Memudahkan pengguna untuk terhubung ke situs web menggunakan nama domain internet
- Mempercepat waktu pemuatan situs web
- Mempermudah pengaturan alamat IP
- Memungkinkan pengaturan website yang berbeda untuk satu alamat IP
- Mengamankan aktivitas transfer data yang terjadi selama pengguna mengakses suatu website
Cara kerja DNS server:
1 Pengguna mengetikkan nama domain pada browser
2 Nama domain tersebut akan diteruskan ke DNS server yang terdapat pada jaringan lokal atau provider internet
3 DNS server mencari informasi yang menghubungkan pengguna ke situs web
4 Jika DNS server tidak menemukan informasi yang dicari, maka DNS server akan mengirimkan permintaan ke DNS server lainnya
Kelebihan dan kekurangan
DNS server
Kelebihan DNS server :
- Mudah digunakan: Memudahkan akses ke situs web dengan nama domain yang mudah diingat
- Ketersediaan tinggi: Menggunakan replikasi data dan server redundan
- Caching: Meningkatkan kecepatan browsing web
- Keamanan: Menawarkan opsi keamanan yang ditingkatkan
- Privasi: Mempersulit ISP melacak situs web yang dikunjungi
- Kontrol: Memberikan kontrol atas lingkungan sendiri, seperti memblokir situs yang tidak disukai
Kekurangan DNS server:
- Kerentanan keamanan: DNS server rentan terhadap serangan seperti DNS Spoofing dan DDoS.
- Ketergantungan pada server: Jika server DNS mengalami gangguan, akses ke website juga terganggu.
- Keterbatasan privasi: DNS server dapat merekam aktivitas pengguna, yang mungkin dimanfaatkan oleh pihak tertentu.
- Keterbatasan nama situs: Pengguna memiliki batasan penggunaan nama untuk halaman situs.
- Sulit diimplementasikan: DNS masih tergolong cukup sulit untuk dapat diimplementasikan.
- Domain yang terbatas: DNS sangat terbatas, hal ini di karenakan tidak bisa membuat banyak nama domain.
- Masalah kecepatan: Jika server DNS yang digunakan memiliki kapasitas yang terbatas, maka waktu loading halaman web dapat menjadi lambat.
- Masalah keterbatasan fitur: Beberapa DNS server mungkin tidak memiliki fitur yang dibutuhkan oleh pengguna.
Jenis DNS server :
DNS server terdiri dari dua jenis, yaitu server rekursif dan server otoritatif.
1.Server rekursif menerima permintaan dari klien lewat web browser dan membuat permintaan tambahan.
2.Server otoritatif menyimpan catatan definitif untuk domain dan menanggapi permintaan tentang nama domain.
Aplikasi DNS server:
Ada beberapa jenis aplikasi DNS server, di antaranya:
1.DNS root server
2.DNS TLD server
3.DNS authoritative server
4.DNS resolver server
5.Server primer
6.Server sekunder
7.Server caching
Komentar
Posting Komentar